Title
yang dipantangkan dalam musyawarah:
pertama, duduk bertinggi rendah
kedua, berkata bercabang lidah
ketiga, berniat pada yang salah
keempat, berbuat tidak semenggah
kelima, bersikeras patah mematah
keenam, bertengkar bantah membantah
ketujuh, menegakkan benang basah
delapan, degil tidak mau mengalah
sembilan, berkilah mengada-ada
sepuluh, berkuasa paksa memaksa
sebelas, bertaring kerkah mengerkah
dua belas, berkuku mencakar mangsa
tiga belas, cerdik menjual saudara
empat belas, berani semena-mena
lima belas, dituakan membuat olah
enam belas, ditinggikan timpa menimpa
tujuh belas, dibesarkan landa melanda
delapan belas, duduk di tepi bersedengki
sembilan belas, duduk di tengah salah menyalah
dua pulu, disuruh bercakap terakap-akap
dua puluh satu, kata putus rentus merentus
dua puluh dua, mufakat usai tumbuh telingkai
dua puluh tiga, putus mufakat umpat mengumpat
dua puluh empat, habis mufakat berdendam kesumat
dua puluh lima, habis merunding tunding merunding
dua puluh enam, habis musyawarah berpecah belah
dua puluh tujuh, angguk tidak geleng ya
dua puluh delapan, terlanjur tidak mengaku salah
dua puluh sembilan, bercakap tidak mau dibantah
tiga puluh, berunding tidak mau disanggah
tiga puluh satu, aib tersingkap malu terdedah
tiga puluh dua, lupa kepada petuah amanah
pertama, duduk bertinggi rendah
kedua, berkata bercabang lidah
ketiga, berniat pada yang salah
keempat, berbuat tidak semenggah
kelima, bersikeras patah mematah
keenam, bertengkar bantah membantah
ketujuh, menegakkan benang basah
delapan, degil tidak mau mengalah
sembilan, berkilah mengada-ada
sepuluh, berkuasa paksa memaksa
sebelas, bertaring kerkah mengerkah
dua belas, berkuku mencakar mangsa
tiga belas, cerdik menjual saudara
empat belas, berani semena-mena
lima belas, dituakan membuat olah
enam belas, ditinggikan timpa menimpa
tujuh belas, dibesarkan landa melanda
delapan belas, duduk di tepi bersedengki
sembilan belas, duduk di tengah salah menyalah
dua pulu, disuruh bercakap terakap-akap
dua puluh satu, kata putus rentus merentus
dua puluh dua, mufakat usai tumbuh telingkai
dua puluh tiga, putus mufakat umpat mengumpat
dua puluh empat, habis mufakat berdendam kesumat
dua puluh lima, habis merunding tunding merunding
dua puluh enam, habis musyawarah berpecah belah
dua puluh tujuh, angguk tidak geleng ya
dua puluh delapan, terlanjur tidak mengaku salah
dua puluh sembilan, bercakap tidak mau dibantah
tiga puluh, berunding tidak mau disanggah
tiga puluh satu, aib tersingkap malu terdedah
tiga puluh dua, lupa kepada petuah amanah
Subject
Ungkapan
Description
Musyawarah dan Mufakat
Source
Tunjuk Ajar Melayu
Identifier
2073
